Pages

Jumat, 07 Januari 2011

panduan sekolah diluar negeri

Panduan Bersekolah di Luar Negeri: 

Meraih Sukses Di Sekolah Luar Negeri Berbagai informasi mengenai bersekolah di luar negeri masih sangat minim. Padahal kesuksesan belajar di luar negeri bergantung kepada persiapan kita sebelum berangkat.

Ada berbagai alasan untuk bersekolah di luar negeri, antara lain:
-          Sekolah di luar negeri memiliki fasilitas yang lebih baik daripada sekolah di Indonesia.
-          Lingkungan kampus di luar negeri lebih kondusif untuk belajar dan melakukan penelitian dibandingkan dengan lingkungan di kampus Indonesia pada umumnya.
-          Bisa lebih focus untuk belajar/meneliti.
-          Lebih mudah akses ke pakar.

Persiapan Untuk melakukan persiapan, sebaiknya anda memperhatikan beberapa hal berikut ini:

       I.            Memilih Perguruan Tinggi Memilih perguruan tinggi yang bagus harus berhati-hati karena bisa jadi kita tidak diterima karena persyaratan masuknya terlalu tinggi, biaya sekolahnya sangat mahal, biaya hidup yang mahal, atau kemungkinan untuk lulusnya kecil karena kualitas kemampuan kita yang mungkin kurang mendukung. Untuk memilih Perguruan Tinggi, anda dapat melakukannya dengan cara

1. Melalui University Calendar Informasi ini tersedia dalam bentuk buku (hardcopy) dan bisa diperoleh dari administrator universitas yang bersangkutan, misalnya dari “admission office”. Selain itu, informasi dapat diperoleh melalui Internet atau mencari lulusan dari perguruan tinggi tersebut dan meminta masukan.
 2. Melalui Jalur Profesor Anda dapat juga menghubungi profesor dari perguruan tinggi yang bersangkutan. Sangat lazim seorang profesor mencari mahasiswa untuk membantu penelitiannya. Profesor biasanya menjadi salah satu orang yang ikut menentukan diterima atau tidaknya calon mahasiswa. Biasanya, admission office akan menanyakan kesediaan profesor yang bersangkutan karena ini terkait dengan masalah penelitian. Jadi, jika kita sudah menghubungi profesor yang bersangkutan, biasanya lebih mudah untuk diterima.
3. Lain-Lain Kita juga dapat mengambil informasi dari sumber lain mengenai perguruan tinggi yang ingin dituju, seperti melalui Internet, majalah, buku, dan informasi-informasi dari sumber lain ini dapat membantu anda dalam menentukan pilihan perguruan tinggi yang ingin dituju. Memilih Tempat S2 dan S3 Ada banyak pilihan untuk pendidikan S2 di luar negeri. Pendidikan S2 biasanya singkat dan tidak terlalu membutuhkan fasilitas penelitian yang hebat. Biasanya S2 ini merupakan langkah (stepping stone) untuk shopping ke S3. Pada masa S2 ini anda bisa melihat-lihat kualitas S3 di tempat anda, atau mengintip di tempat lain. S2 merupakan tempat untuk menunjukkan diri anda agar anda diajak untuk melanjutkan ke S3 oleh profesor setempat (atau tempat lain). Untuk menyelesaikan S3, anda harus merencanakan kehidupan anda (misalnya kapan menikah, kapan punya anak, dan seterusnya) karena ini akan berpengaruh. Mencari Beasiswa Carilah informasi beasiswa melalui Universitas atau Institusi lain yang ada di tempat anda, atau melalui internet. Ada juga beasiswa (scholarship) yang nantinya bisa diperoleh dari perguruan tinggi setempat. Selain itu ada juga beasiswa yang berbasis kepada prestasi mahasiswa. Untuk mendapatkan biaya, umumnya di kampus boleh bekerja, tapi perhatikan ijin setempat dan jangan melanggar ijin yang membahayakan status kemahasiswaan anda. Selain support dari kampus, ada juga kesempatan untuk mendapat bantuan pendanaan dari perusahaan (industri). 

II .Hidup Di Luar Negeri Selain belajar di kampus, ada baiknya anda mempelajari kultur setempat dengan banyak bergaul bersama penduduk setempat. Bergaul dengan penduduk setempat memang bukan hal yang mudah karena banyak perbedaan kultur. Namun hal ini seharusnya tidak menjadi masalah yang besar. Paling-paling ada kelucuan yang timbul karena salah pengertian. Ini bahkan dapat menjadi kenangan yang indah (atau memalukan yang membuat kita tertawa) di kemudian hari. Memilih tempat tinggal Sebaiknya cari tempat tinggal yang dekat dengan kampus. Informasi tempat tinggal ini bisa diperoleh dari kampus, melalui student center, melalui pengumuman-pengumuman yang terpasang di papan (board), atau cara lain yang efektif adalah menanyakan kepada mahasiswa lain yang sudah lama bersekolah di kampus tersebut. Dormitory (Asrama) Salah satu tempat yang paling dekat dengan kampus adalah asrama (dormitory). Bahkan, biasanya dorm ini letaknya di dalam kampus. Biasanya dorm mahal biayanya, namun ada juga ketidak-nyamanan tinggal di dorm karena fasilitas di dorm dibuat sangat efisien untuk menampung mahasiswa sebanyak-banyaknya. Apartemen Kebanyakan mahasiswa tinggal di apartemen yang letaknya tidak jauh dari kampus. Apartemen lebih disukai karena lebih fleksibel dan bebas dalam penggunaannya. Kesulitan dalam tinggal di apartemen adalah mencari teman yang cocok untuk tinggal bersama. Sifat-sifat yang bertentangan dapat membuat masalah tinggal di apartemen. Secara biaya, tinggal di apartemen biasanya lebih murah daripada tinggal di dorm di kampus. Selain itu, kebebasannya sangat tinggi. Basement di rumah Di beberapa tempat, umumnya dekat kampus, ada juga orang yang menyewakan kamar di basementnya untuk tempat tinggal (kost). Biasanya basement ini memiliki satu atau dua kamar yang bisa disewakan kepada mahasiswa. Umumnya fasilitasnya sangat terbatas yaitu kamar, kamar mandi, dan dapur kecil. Biaya kamar di basement ini bisa lebih murah daripada di apartemen. Akan tetapi kebebasan tinggal di basement ini sangat terbatas sekali. Pergaulan Sehari-hari Perbedaan kultur dan pengetahuan seringkali menjadi masalah dalam pergaulan sehari-hari. Saya usulkan agar anda bergaul dengan penduduk setempat untuk mempelajari kultur setempat sehingga anda mengerti mana yang baik dan mana yang buruk.

 III. Setelah Selesai Kuliah Setelah selesai S2 dan S3, saya menyarankan agar anda mencoba bekerja di tempat anda. Bergantung kepada aturan imigrasi setempat, biasanya hal ini diperkenankan. Setelah S3 biasanya ada program post doctoral, yaitu bekerja di kampus, di tempat penelitian, atau di industri. Kesempatan post doctoral juga dapat digunakan sebagai entry untuk menjadi staf di tempat tersebut. Kesuksesan bersekolah di luar negeri bergantung kepada persiapan kita sebelum berangkat. Memilih perguruan tinggi yang tepat, misalnya, sangat penting. Tulisan ini bisa membantu anda dalam mempersiapkan diri untuk belajar di luar negeri agar anda sukses bersekolah di luar negeri.

sumber :: http://id.shvoong.com/social-sciences/education/1635493-panduan-bersekolah-di-luar-negeri/

Kamis, 06 Januari 2011

Sumber beasiswa untuk sekolah di luar negeri

Mohon bantuannya untuk mem forward ke teman/milis Indonesia lainnya.

Sumber beasiswa itu untuk sekolah di luar negeri itu cukup banyak tapi
setidaknya bisa dikelompokkan ke 3 group.
Group 1: Beasiswa dari lembaga pemberi beasiswa baik untuk berasal dari
pemerintah atau non pemerintah misalnya Council for International Exchange
of Scholars (CIES), Sampoerna, dll. Lamaran ditujukan ke lembaga pemberi
beasiswa itu atau melalui organisasi yang ditunjuk oleh lembaga itu.
Group 2: Beasiswa dari tempat kita bekerja, misalnya PLN, Bank Indonesia,
dll. Sebelum krismon lebih banyak lagi lembaga pemerintah yang memberikan
beasiswa dengan ikatan dinas (tugas belajar). Banyak juga beasiswa itu yang
asalnya berasal dari dana atau hutang luar negeri.
Group 3: Beasiswa langsung dari sekolah di luar negeri.
Orang Indonesia umumnya mencari beasiswa melalui group 1 dan 2. Masih
sedikit yang mencari beasiswa langsung dari sekolah yang dituju (group 3).
Padahal, banyak sekolah di luar negeri khususnya di Amerika yang memberikan
beasiswa dalam bentuk
teaching assistantship (TA) ataupun research assistanship (RA) asalkan
Anda memiliki nilai TOEFL (Test of English as a
Foreign Language), GMAT (Graduate Management Admissions Test), atau GRE
(Graduate Record Examination) yang tinggi. Sayangnya, nilai TOEFL, GMAT, dan
GRE orang Indonesia biasanya lebih rendah dari pada nilai orang India dan
China sehingga sedikit orang Indonesia yang mendapat beasiswa langsung dari
sekolah di luar negeri.
Hal ini terjadi karena rendahnya kemampuan orang Indonesia berbahasa
Inggris. Karena itu untuk membantu teman-teman belajar bahasa Inggris secara
cepat dan mendapat beasiswa, saya susun cara belajar TOEFL, GMAT dan hal-hal
lain tentang belajar ke luar negeri susunan saya sepanjang 37
halaman yang bisa didapat gratis dengan mengirim email ke
Free-English-Course-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/free-english-course/
Mari kita majukan SDM Indonesia!
Jabat erat,
Ahmad Syamil
Arkansas State University
http://www.clt.astate.edu/asyamil/
Social networking for professionals:
http://www.linkedin.com/in/asyamil

sumber http://www.dikti.org/?q=node/89

Senin, 03 Januari 2011

Struktural dan Fungsional Telematika


Pusat Sarana Teknik Telematika adalah unsur pelaksana tugas tertentu departemen berada di bawah serta bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. Pusat Sarana Teknik Telematika dipimpin oleh seorang Kepala Pusat. Pusat Sarana Teknik Telematika mempunyai tugas melaksanakan layanan pengelolaan, pengembangan dan pemanfaatan sarana teknik telematika departemen berdasarkan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri.

Dalam melaksanakan tugas, Pusat Sarana Teknik Telematika menyelenggarakan fungsi:
a. pelayanan aplikasi interface dan fasilitasi sarana teknik telematika;
b. pelayanan dan pengembangan sistem jaringan interface dan piranti keras telematika;
c. pelaksanaan urusan ketatausahaan pusat.

Susunan Organisasi
Pusat Sarana Teknik Telematika terdiri dari:
a. Bidang Aplikasi;
b. Bidang Piranti Keras dan Lunak;
c. Subbagian Tata Usaha.

Bidang Aplikasi
Bidang Aplikasi mempunyai tugas melaksanakan penyiapan bahan pelayanan aplikasi interface untuk pelayanan publik dan fasilitasi sarana teknik telematika untuk pelayanan publik. Dalam melaksanakan tugas, Bidang Aplikasi menyelenggarakan fungsi:

a. pelayanan aplikasi interface di bidang telematika;
b. pelaksanaan fasilitasi sarana teknik telematika.
Bidang Aplikasi terdiri dari:
a. Subbidang Layanan Aplikasi;
b. Subbidang Fasilitasi Sarana.

(1). Subbidang Layanan Aplikasi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan pelayanan aplikasi interface telematika.
(2). Subbidang Fasilitasi Sarana mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan fasilitasi di bidang sarana teknik telematika.


Sumber: http://blogs.depkominfo.go.id/setjen/struktur-organisasi/pusat-sarana-teknik-telematika/

Minggu, 02 Januari 2011

Teknologi java comunnicaty proses


The JCP didirikan oleh Sun Microsystems pada tahun 1998.Selama dekade terakhir perusahaan telah melepaskan kontrol atas JCP, tetapi para pengecam mengatakan itu tidak cukup.Banyak di masyarakat Jawa percaya bahwa Sun mengejar kepentingan komersial sendiri tidak sesuai dengan tujuan membina sebuah lingkungan kolaboratif yang hanya bertujuan untuk meningkatkan teknologi Java.
Ada dua pokok kritik, salah satunya adalah bahwa Sun memiliki terlalu banyak pengaruh, dan yang lainnya adalah bahwa organisasi ini terlalu rahasia,” kata Patrick Curran, ketua JCP.

Java Community Process adalah organisasi yang paling penting dalam dunia perangkat lunak Java, dengan kemungkinan pengecualian dari Sun Microsystems itu sendiri.Bahkan JCP, yang membantu menentukan masa depan Jawa dengan mengembangkan teknologi Java baru spesifikasi dan referensi implementasi, hampir tidak terpisah dari Sun.Sponsor perusahaan organisasi dengan membayar gaji para staf, dan memberikan pengaruh yang besar atas kerja dalamnya.
Meskipun ia adalah karyawan Sun, Curran mengatakan ia melakukan yang terbaik untuk memajukan kepentingan masyarakat daripada Sun.Dia membela Sun peran penting dalam JCP sementara mengakui bahwa ia ingin kelompok untuk menjadi lebih “terbuka, demokratis, dan egaliter”.Kedepan nya, Curran mengharapkan JCP revisi ke model pemerintahan yang akan menambah transparansi dan menciptakan lebih tingkat lapangan bermain.

The reformer Pembaharu
Patrick Curran JCP selaku Ketua baru-baru ini berbicara dengan JavaWorld tentang proses standar JCP, tantangan yang dihadapi JCP, dan bagaimana ia percaya mereka dapat tetap: Dengarkan podcast. Meskipun kritik, Sun eksekutif Jeet Kaul mengatakan JCP adalah salah satu badan standar lebih baik ia telah berpartisipasi dalam, terutama karena melibatkan perusahaan dalam persaingan pasar langsung dengan satu sama lain.

Apache on 23 Februari melemparkan satu-satunya suara tidak setuju terhadap Java EE 6 spesifikasi, dan mengatakan itu bentuk protes terhadap sikap Sun pada Java SE lisensi.”Kami percaya bahwa anggota JCP yang tidak sesuai dengan isi dan semangat dari aturan-aturan yang mengatur seharusnya tidak diperbolehkan untuk memimpin JSRs,” Apache komentar.

Yang paling terkenal mungkin JCP kontroversi adalah satu-satunya yang melibatkan Apache Software Foundation, yang menuduh Sun menolak untuk memberikan izin itu yang dapat diterima untuk open source yang disebut implementasi Java SE Harmony.Menurut Geir Magnusson, Apache perwakilan ke JCP, lisensi Minggu itu menawarkan akan “membatasi kebebasan pengguna [dari Apache Harmony] telah menggunakan kembali perangkat lunak, apakah itu untuk mendistribusikan atau membuat karya turunan.”Magnusson adalah marah bahwa Sun memegang kekuasaan untuk lisensi teknologi Java, mengatakan bahwa Apache harus dapat melakukan apa pun yang dipilihnya selama pelaksanaannya kompatibel dengan spesifikasi JCP yang disetujui.Tapi aturan saat ini telah disetujui oleh anggota komite eksekutif JCP pada umumnya, bukan oleh Sun sendiri, Curran catatan.

Sumber :

Teknologi Virtual Machine

Setiap sistem gambar berisikan sistem operasi dan aplikasi pendukungnya, dan setiap image memiliki sistem operasi yang sama atau sistem operasi yang berbeda. Belakangan hampir semua komputer dibuat dengan mengunakan hardware circuit yang mendukung kemampuan virtual mesin. Beberapa tahun yang lalu, kemampuan ini hanya disediakan oleh sistem operasi VM mainframe milik IBM.

Implementasi SOA (Service Oriented Architecture) Menggunakan Teknologi Web Service
Saat ini, banyak perusahaan menghadapi dinamika tantangan yang tinggi dalam rangka memenuhi permintaan customer dengan kualitas layanan yang tinggi dan produksi dari beberapa segmen bisnis dan industry. Dalam lingkungan seperti ini yang mengkombinasikan antara inovasi teknologi serta globalisasi ekonomi, membuat pemicu dibangunnya suatu paradigm baru dalam inovasi ekonomi, dimana konsep Virtual Enterprise (Perusahaan Virtual) menjadi posisi yang utama. Banyak perusahan yang menggabungkan sumber daya yang ada untuk supaya lebih efektif dalam merespon permintaan pasar, membuka kesempatan, serta meminimisize biaya melalui suatu bentuk kerja sama yang dinamis.

Kebutuhan untuk merealisasikan konsep kerja sama yang dinamis antar perusahaan seperti contoh tersebut, maka perusahaan memfokuskan pada system enterprise dan proses integrasi antar enterprise. Disinilah professional IT secara langsung menghadapi tantangan untuk mampu membuat dan mengontrol legacy teknologi dalam batasan perusahaan/enterprise dan heterogenitasnya, yaitu suatu system yang berbasis service-oriented. Arsistektur system yang berbasis service dikenal dengan istilah Service Oriented Architecture (SOA). Berikut gambaran sebuah system dengan arsitektur berbasis SOA.
Gambar 2 : Teknologi yang menggunakan SOA
Arsitektur SOA dapat diimplementasikan dengan beberapa teknologi yang diantaranya adalah CORBA (Commond Object request Broker Architecture), Distributed Computing Envirentement (DCE), Distributed Command Object Model (DCOM), Remote Method Ivocation (RMI), Web Service. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar 2. Dari sekian banyak teknologi yang dapat mengimplemnetasikan SOA, Web Service-lah yang menjanjikan karena mampu meyediakan standart dari perbedaan aplikasi dan berjalan di banyak platform, sehingga dapat digunakan untuk integrasi system seperti Bisnis to Bisnis (B2B), Bisnis to Customer (B2C) dalam aplikasi e-business dan Virtual Enterprise (VE).
 
Gambar 2 : Teknologi yang menggunakan SOA

Service Oriented Architecture (SOA)
Service Oriented Architecture (SOA) adalah prinsip desain yang diinginkan untuk membangun sistem terdistribusi yang reliable dan mengirimkan service fungsionalitasnya, dengan menambahkan penekanan pada loose coupling antar pengguna service. Dalam hal ini service mempunyai beberapa karakteristik :
1.Logical view, service yang dilihat dari level operasi bisnis yang diidentifikasi sebagai interface yang independen.
2.Message orientation, Sebuah service yang berhubungan dengan client yang bertukar message.
3.Discription Orientation, Servive yang didekripsikan sebagai mesin pengolah metadata.
4.Network Orientation, Service dituntut untuk dipakai di dalam jaringan. Hal ini menekankan pada kebutuhan service yang secara otomatis serta mudah ditemukan.
5.Platform neutrality, Pesan disampaikan melalui interface yang menggunakan platform netral (multi platform) dan format data yang standart seperti XML.

Dalam arsitektur SOA, Service dapat didefinisikan sebagai komponen (software component) yang memiliki karakteristik :
1.Dapat dideskripsikan dalam suatu bahasa formal
2.Dapat dipublikasikan pada suatu registry of service
3.Dapat ditemukan (discover) menggunakan mekanisme standard
4.Dapat diminta/diperoleh (invoke) melalui jaringan
5.Dapat dibangun bersama service lain .
Ciri utama SOA adalah mempromosikan melalui penggabungan komponen-komponen perangkat lunak. Diantara komponen perangkat lunak tersebut saling berinteraksi dalam satu
kesatuan. Sedangkan keuntungan dari penggunaan. Arsitektur SOA adalah flexible, scalable, replacability dan fault tolerance.


http://aqueyank.blogspot.com/2009/12/12-teknologi-virtual-machine.html

Minggu, 19 Desember 2010

System Contex - Aware

Di dalam ilmu komputer, terdapat sebuah gagasan yang menyatakan bahwa perangkat komputer memiliki kepekaan dan dapat bereaksi terhadap lingkungan sekitarnya berdasarkan informasi dan aturan-aturan tertentu yang tersimpan di dalam perangkat. Gagasan inilah yang kemudian diperkenalkan oleh Schilit pada tahun 1994 dengan istilah context-awareness.

Seperti yang telah dijelaskan diatas, istilah context-awareness mengacu kepada kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu. Beberapa konteks yang dapat digunakan antara lain lokasi user, data dasar user, berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user. Sebagai contoh : ketika seorang user sedang mengadakan rapat, maka context-aware mobile phone yang dimiliki user akan langsung menyimpulkan bahwa user sedang mengadakan rapat dan akan menolak seluruh panggilan telepon yang tidak penting. Dan untuk saat ini, konteks location awareness dan activity recognition yang merupakan bagian dari context-awareness menjadi pembahasan utama di bidang penelitian ilmu komputer.


Tiga hal yang menjadi perhatian sistem context-aware menurut Albrecht Schmidt, yaitu:

1. The acquisition of context

Hal ini berkaitan dengan pemilihan konteks dan bagaimana cara memperoleh konteks yang diinginkan, sebagai contoh : pemilihan konteks lokasi, dengan penggunaan suatu sensor lokasi tertentu (misalnya: GPS) untuk melihat situasi atau posisi suatu lokasi tersebut.

2. The abstraction and understanding of context

Pemahaman terhadap bagaimana cara konteks yang dipilih berhubungan dengan kondisi nyata, bagaimana informasi yang dimiliki suatu konteks dapat membantu meningkatkan kinerja aplikasi, dan bagaimana tanggapan sistem dan cara kerja terhadap inputan dalam suatu konteks.

3. Application behaviour based on the recognized context

Terakhir, dua hal yang paling penting adalah bagaimana pengguna dapat memahami sistem dan tingkah lakunya yang sesuai dengan konteks yang dimilikinya serta bagaimana caranya memberikan kontrol penuh kepada pengguna terhadap sistem.

Empat kategori aplikasi context-awareness menurut Bill N. Schilit, Norman Adams, dan Roy Want, yaitu :

1. Proximate selection

Proximate selection adalah sebuah teknik antarmuka yang memudahkan pengguna dalam memilih atau melihat lokasi objek (benda atau manusia) yang berada didekatnya dan mengetahui posisi lokasi dari user itu sendiri. Ada dua variabel yang berkaitan dengan proximate selection ini, yaitu locus dan selection, atau tempat dan pilihan.

Setidaknya, ada tiga jenis lokasi objek yang bisa ditanamkan ke dalam aplikasi dengan menggunakan teknik ini, yaitu:

1. Perangkat input dan output yang menyediakan penggunaan share lokasi bersama, seperti: penggunaan printer, facsimiles, komputer, video camera, dan lain-lain.

2. Kumpulan objek-objek yang membutuhkan suatu perangkat lunak tertentu untuk saling berinteraksi, misalnya pada perusahaan-perusahaan yang membutuhkan penyatuan dokumen baik antar divisi maupun dalam satu divisi ke dalam suatu database tertentu.

3. Kumpulan lokasi atau tempat yang sering dikunjungi, seperti restoran, night club, pom bensin, mall, dan tempat-tempat lainnya. Dengan adanya inovasi ini tentunya lebih mempermudah user untuk mencari suatu tempat tertentu tanpa harus bergantung kepada yellow pages directori atau bertanya kepada masyarakat sekitar.

2. Automatic Contextual Reconfiguration

Aspek terpenting dari salah satu contoh kasus sistem context-aware ini adalah bagaimana konteks yang digunakan membawa perbedaan terhadap konfigurasi sistem dan bagaimana cara antar setiap komponen berinteraksi. Sebagai contoh, penggunaan virtual whiteboard sebagai salah satu inovasi automatic reconfiguration yang menciptakan ilusi pengaksesan virtual objects sebagai layaknya fisik suatu benda.

Contextual Reconfiguration juga bisa diterapkan pada fungsi sistem operasi; sebagai contoh: sistem operasi suatu komputer A bisa memanfaatkan memori komputer lainnya yang berada didekatnya untuk melakukan back-up data sebagai antisipasi jika power komputer A melemah.

3. Contextual Informations and Commands

Kegiatan manusia bisa diprediksi dari situasi atau lokasi dimana mereka berada. Sebagai contoh, ketika berada di dapur, maka kegiatan yang dilakukan pada lokasi tersebut pasti berkaitan dengan memasak. Hal inilah yang menjadi dasar dari tujuan contextual information and commands, dimana informasi-informasi tersebut dan perintah yang akan dilaksanakan disimpan ke dalam sebuah directory tertentu.

Setiap file yang berada di dalam directory berisi locations and contain files, programs, and links. Ketika seorang user berpindah dari suatu lokasi ke lokasi lainnya, maka browser juga akan langsung mengubah data lokasi di dalam directory. Sebagai contoh: ketika user berada di kantor, maka user akan melihat agenda yang harus dilakukan; ketika user beralih lagi ke dapur, maka user tersebut akan melihat petunjuk untuk membuat kopi dan data penyimpanan kebutuhan dapur.

4. Context-Triggered Actions

Cara kerja sistem context-triggered actions sama layaknya dengan aturan sederhana IF-THEN. Informasi yang berada pada klausa kondisi akan memacu perintah aksi yang harus dilakukan. Kategori sistem context-aware ini bisa dikatakan mirip dengan contextual information and commands, namun perbedaannya terletak pada aturan-aturan kondisi yang harus jelas dan spesifik untuk memacu aksi yang akan dilakukan.

Aturan umum yang harus diisi pada form context-triggered actions :

badge location event-type action

event-type dapat berupa kondisi : arriving, departing, settleld-in, missing, or attention. Sebagai contoh :

coffee kitchen arriving “play –v 50 ~/sounds/rooster.au”

artinya, ketika siapapun berada di dapur dan menggunakan mesin coffee maker maka alarm rooster sound akan berbunyi.
Sumber: helenamayawardhani,http://juliocaesarz.blogspot.com

LIngkungan Komputasi dalam dunia komputer

Lingkungan komputasi adalah suatu lingkungan di mana sistem komputer digunakan. Lingkungan komputasi dapat dikelompokkan menjadi empat jenis : komputasi tradisional, komputasi berbasis jaringan, dan komputasi embedded, serta komputasi grid.

Pada awalnya komputasi tradisional hanya meliputi penggunaan komputer meja ( desktop ) untuk pemakaian pribadi di kantor atau di rumah. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi maka komputasi tradisional sekarang sudah meliputi penggunaan teknologi jaringan yang diterapkan mulai dari desktop hingga sistem genggam. Perubahan yang begitu drastis ini membuat batas antara komputasi tradisional dan komputasi berbasis jaringan sudah tidak jelas lagi.

Dalam ledakan informasi, bagaimana perusahaan memperoleh informasi akurat dan tepat waktu, respon cepat kebutuhan pelanggan menjadi faktor penting dalam kesuksesan bisnis. Untuk memastikan bahwa staf dari waktu, ruang dan kondisi jaringan tetap, mudah dan aman terhubung ke kantor pusat aplikasi, akses informasi dan data dan panggilan berbagai peralatan, perusahaan membutuhkan lingkungan kerja yang lebih kompleks untuk lebih banyak pengguna sumber informasi beberapa menyediakan kemampuan untuk menghubungkan.

Sebagai teknologi terus memperkenalkan sistem informasi baru menjadi lebih kompleks, dikombinasikan dengan fasilitas aplikasi, platform, standar dan arsitektur jaringan keanekaragaman untuk realisasi akses informasi perusahaan telah membawa kesulitan lebih. Di sisi lain, di luar LAN perusahaan juga perlu untuk melindungi data yang sensitif. Oleh karena itu, banyak perusahaan telah dengan lebih sumber daya manusia dan material untuk memastikan keselamatan. Jelas, metode ini meningkatkan sumber daya yang ada lebih konfigurasi, mau tidak mau menaikkan biaya dan meningkatkan pengeluaran. Enterprise adalah sebuah kebutuhan mendesak untuk membentuk suatu sistem tunggal daripada lebih maju, dapat diandalkan dan efektif untuk mencapai lingkungan yang lebih santai, nyaman, akses informasi aman.

Sistem Citrix (Citrix Systems Inc) telah berkomitmen untuk menemukan cara yang efektif untuk membantu perusahaan mewujudkan mimpi ini. Sebagai teknologi terus meningkatkan dan mengembangkan, Citrix memperkenalkan informasi "on-permintaan bisnis" (On-demand) program, melalui suite produk Citrix Access Suite, menggunakan teknologi yang dipatenkan ICA unik (Independen Komputasi Arsitektur) untuk membantu perusahaan untuk mendirikan " informasi perusahaan-permintaan "kerangka, membangun keamanan, platform akses, agar dapat secara efektif memecahkan masalah ini. Program ini bisa mencapai aman, sederhana, akses real time untuk aplikasi perusahaan dan informasi perusahaan, dan menyederhanakan deployment dan pengelolaan lingkungan komputasi yang kompleks untuk aplikasi enterprise membawa kemampuan lebih luas untuk benar-benar mengubah aplikasi tradisional struktur penyebaran, sehingga seluruh sistem lebih biaya efektif memenuhi kebutuhan pengguna.

Dengan globalisasi pengembangan usaha, dan afiliasinya akan seluruh dunia. Cabang perusahaan harus cepat, handal dan aman akses ke database kantor pusat perusahaan. Demikian pula, pemerintah saat ini harus dapat mengakses meliputi organisasi yang berbeda, fungsi yang berbeda dan daerah yang berbeda informasi kunci dan membuat keputusan bergantung pada informasi ini. Untuk lembaga-lembaga ini, penerapan komputasi terpusat untuk mendukung lokasi beberapa cabang merupakan persyaratan yang diperlukan. Pegawai harus mampu mulus dan aman akses on-demand untuk aplikasi mission-critical dan informasi untuk secara efektif menangani keadaan darurat, untuk rekonstruksi bencana dan penyediaan layanan dasar.

Banyak organisasi sering diharuskan dengan instansi lain, provinsi, komunikasi internasional, yang selanjutnya meningkat mahal jaringan area luas (WAN) untuk menghubungkan aplikasi untuk menyampaikan konten lebih sulit. Selain itu, isi privasi dan keamanan untuk menjamin tidak akan membocorkan informasi rahasia juga penting.

Sentralisasi deployment aplikasi dapat sangat mengurangi kompleksitas lingkungan TI, platform akses Citrix mampu mendukung berbagai aplikasi Anda akan memiliki penyebaran menyatukan server pusat, sehingga sangat mengurangi kompleksitas lingkungan TI. Nikmati operasi bebas khawatir pada saat yang sama, akan membawa banyak keuntungan:

a. memberikan bermain penuh terhadap kinerja infrastruktur yang ada, meningkatkan efisiensi administrasi.

b. bagi masyarakat dan staf untuk memberikan tingkat pelayanan yang lebih tinggi.

c. ditemukan di berbagai bagian angkatan kerja, menyediakan keamanan aplikasi pemerintah dan informasi, konsisten sesuai permintaan akses.

d. meningkatkan kinerja aplikasi lembaga-lembaga lokal dan remote.

e. memungkinkan informasi otorisasi, keamanan informasi dan keamanan aplikasi lintas-sektoral berbagi.

f. menjamin integritas aplikasi privasi konten.

g. cepat dan mudah digunakan pada semua sistem operasi untuk semua aplikasi.